Minggu, 07 Oktober 2012

7 Kota Mati Paling Mengerikan Di Dunia

Berita Aneh - On the Spot, Inilah 7 Kota mati paling mengerikan di dunia..

1. Oradour-sur-Glane (Prancis)
 

Oradour-sur-Glane di Limousin, Prancis, telah ditinggalkan sejak 1944. Nazi menghancurkan kota ini ketika datang selama Perang Dunia II yang membunuh 642 penduduk. Bukti kekejaman perang tercermin pada bangunan dan mobil terbakar yang masih ada.Pembantaian yang terjadi di sudut Perancis dianggap sebagai salah satu kejahatan paling kejam dalam sejarah umat manusia. Bila Anda mengunjungi kota hantu, Anda akan diminta untuk tetap tenang selama berada di kota penuh memori oleh para martir.
 
2. Agdam - Azerbaizan
 
Kota besar Agdam di Azerbaijan adalah salah satu kota besar yang populasi penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun kemudian hilang setelah pada tahun 1993 sepanjang perang Nagorno Karabakh. Walaupun kota ini tidak secara langsung menjadi basis peperangan, namun kota ini tetap mendapatkan efek dari perang tersebut, dengan menjadi korban dari sikap para Armenians yang merusak kota tersebut. Bangunan-bangunan dirusak dan akhirnya ditinggalkan penghuninya, hanya menyisakan masjid-masjid yang masih utuh berdiri. Penduduk Agdam sendiri sudah berpindah ke area lain, seperti ke Iran.
 
3. Pripyat (Ukraina)

Kota Pripyat adalah sebuah desa hantu dekat lokasi pembangkit listrik Chernobyl, terkenal dianggap sebagai krisis nuklir terburuk dalam sejarah. Bencana menjadi cermin sesuatu yang salah dengan platform energi nuklir. Kota ini membeku pada era 1980-an lantaran kecelakaan nuklir yang terjadi pada April 1986.

Daerah tersebut masih tidak cocok untuk kehidupan manusia. Beberapa perusahaan perjalanan di Ukraina bahkan menawarkan tur. Tidaklah sulit mendapatkan dokumen yang diperlukan untuk mengunjungi kota hantu, namun kota tetap dijaga ketat untuk tujuan keselamatan, apalagi beberapa satwa liar diam-diam kembali ke Pripyat.
 
4. Craco-Italia

terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.

Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan.



5. Kadykchan - Rusia


Kadykchan merupakan salah satu kota kecil di Rusia yang hancur saat runtuhnya Uni Soviet. Penduduk terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses untuk memperoleh air, pelayanan kesehatan dan juga sekolah. Mereka harus keluar dari kota itu dalam jangka waktu 2 minggu, untuk menempati kota lain dan menempati rumah baru. Kota dengan penduduk sekitar 12.000 orang yang rata-rata sebagai penambang timah ini dikosongkan. Mereka meninggalkan rumah mereka dengan segala perabotannya. Jadi anda dapat menemukan mainan, buku, pakaian dan berbagai barang didalam kota yang kosong.
6. Kolmanskop (Namibia)


 
Kota lain yang ditinggalkan adalah Kolmanskop di Namibia yang berkembang sebelumnya sebagai sebuah desa pertambangan. Masih ada struktur, namun mereka hanya memiliki pasir di dalamnya. Kota didirikan dan dikembangkan ketika Jerman menemukan potensi pertambangan area.

Setelah memaksimalkan sumber daya di daerah itu, para penambang harus bergerak sehingga padang pasir mulai merebut kembali Kolmanskop. Pasir perlahan-lahan menghapus segala sesuatu dari rumah, jalan, dan bangunan lainnya. Pasir Kolmanskop segera bergeser dan akan dikubur. 

7. Sanzhi (Taiwan)
 
Sanzhi adalah sebuah resor liburan yang dirancang untuk prajurit angkatan bersenjata AS di bagian utara Taiwan. Yang lain membandingkan bangunan seperti UFO, tetapi Sanzhi memiliki banyak masalah sejak peletakan batu pertama. Konstruksi yang terhubung ke banyak kematian pekerja akibat kecelakaan konstruksi dan kecelakaan mobil. Warga setempat mengklaim atribut kehidupan supranatural menjadi penyebabnya

5 Kota Wisata Terjorok Di Dunia

Berita Aneh - Di dunia ini, ada kota yang dinobatkan sebagai kota paling romantis (Paris), kota tersibuk (New York) atau kota terkecil (Vatikan) di dunia. Tapi ada pula yang mendapatkan reputasi buruk, salah satunya kota paling bau di dunia. Situs travel Skyscanner.com, seperti dilansir Courier Mail menyebut, ada lima kota yang dianggap memiliki aroma paling tidak sedap di dunia. Meski begitu, kota ini tetap jadi salah satu destinasi wisata yang terkenal. Tapi kota-kota ini tentu saja bukan pilihan pertama jika Anda mengharapkan liburan di tempat dengan udara sejuk dan segar.

1. Cote-D'or, Prancis
Daerah di bagian selatan Prancis ini sering berbau kurang sedap karena merupakan pusat produksi keju paling bau di dunia. Nama keju tersebut adalah The Epoisses de Bourgogne. Baunya sangat tidak enak, sehingga makanan yang satu ini dilarang untuk dibawa dalam transportasi umum.

2. Venice, Italia
Kota ini memang punya reputasi sebagai kota yang indah dan romantis. Tapi sebaiknya jangan mengunjungi Venice di bulan-bulan musim panas. Pada periode itu, sistem sanitari atau pompa pembersih sampah sedang melakukan tugas rutinnya. Yaitu membuang semua kotoran langsung ke kanal. Di cuaca panas, aroma 'aneh' yang menyengat akan lebih tajam tercium.

3. Rotorua, Selandia Baru
Rotorua adalah sebuah kota di tepi selatan Danau Rotorua di region Bay of Plenty, Pulau Utara Selandia Baru. Kota ini terkenal dengan tempat pemandian air panasnya yang spektakuler. Namun, para turis sepertinya akan sedikit terganggu dengan bau-bauan yang sepintas mirip aroma telur busuk. Hal itu disebabkan emisi hidrogen sulfida dari geyser. Karena bau belerang yang sangat menyengat, Rotorua juga dikenal dengan sebutan "Kota Sulfur".

4. St Helen Auckland, Durham
St Helen Auckland, mungkin bukan destinasi liburan yang tepat jika yang Anda butuhkan adalah udara yang segar. Hampir sebagian besar pertanian lokal memproduksi bawang, sehingga desa kecil ini pun berbau seperti bawang yang sudah tengik. Beberapa turis yang pernah berkunjung ke sini mewanti-wanti, ada kalanya mereka tidak bisa meninggalkan rumah, bahkan tidak berani membuka jendela karena bau yang sangat menyengat dan menusuk hidung.

5. Cancun, Meksiko
 
Cancun terkenal di kalangan para turis asing karena keindahan pantai dan atmosfer pestanya yang kuat. Tapi tak hanya itu, Cancun juga populer karena baunya yang tidak sedap. Konon, bau menyengat yang sering tercium di kota pantai yang terletak di bagian selatan Meksiko ini berasal dari got bawah tanah yang berada di area hotel-hotel.